Kamu Merasa Iri Dengan Kebahagiaan Orang Lain, Tapi Yakin Sudah Siap Dengan Cobaan yang Dia Alami?

Kamu Merasa Iri Dengan Kebahagiaan Orang Lain, Tapi Yakin Sudah Siap Dengan Cobaan yang Dia Alami? thumbnail
instagram.com/aghnipunjabi

Terkadang ada moment kita merasa iri dengan apa yang didapat orang lain, dengan kehidupan mereka yang kita lihat begitu sempurna, bahagia, seakan tanpa beban, dan setiap usahanya begitu lancar tanpa halangan sedikitpun.

Menurut kita, iya pandangan kita selalu saja berasumsi begitu, sehingga ada saat dimana hati kecil kita merasa memberontak seakan meminta keadilah kepada Allah, merasa tidak puas dengan kehidupan yang telah kita miliki selama ini.

Namun sadar tidak sih, bahwa kadang orang yang kita lihat bahagia, sumringah, apapun seakan mudah didapatkan, dibalik semua itu ada kerja keras dan tangis yang harus dia bayar. Hanya saja kita kadang tidak melihatnya, karena yang nampak darinya hanyalah tawa dan kebahagiaan.

Seharusnya sebelum kita menganggap hidup orang lain enak, bahagia, dan sebagainya, ada hal yang harus kita tela’ah dengan baik. Coba renungi apa yang sedang kita rasakan, jangan terlalu membandingkan, jangan terlalu memandang hidup orang lain hidupnya begitu sempurna.

Rendahkan hati kita, tapi bukan berkecil hati, tapi menyadari bahwa apapun yang telah Allah berikan sudah tentu yang terbaik untuk kita, apapun yang sudah Allah takarkan sudah pantas untuk kita terima.

Lantas saat hati merasa iri bahkan merasa kurang dengan apa yang sudah Allah porsikan, lantaran melihat orang lain dan pencapaiannya begitu besar, itu artinya kita kurang menyadari pemberian Allah dengan rasa syukur.

Sebab, jika kita memang telah benar menerima apapun yang Allah tetapkan, yang Allah porsikan, insyaallah orang lain mau hidup semewah dan sehebat apapun kita tidak akan merasa iri.

Dan jangan hanya memandang enaknya saja, karena biasanya Allah mendatangkan nikmat ada ujian juga yang hadir bersamanya, mungkin dia yang menurutmu sudah sangat baik hidupnya ada juga ujian yang begitu hebat datang sebelumnya.

Jadi, sudah siapkah dengan ujian besar seperti yang mereka alami sebelumnya? dan jika kamu tidak yakin sanggup, maka jangan selalu berkeinginan untuk hidup seperti dia, jangan selalu merasa iri kepada pencapaiannya, sebab apapun itu setiap kita memang sudah Allah jatah segalanya dengan kemampuan kita.